REALITA KEHIDUPAN
Karya : Juwita Sari
Disebuah taman bermain anak duduk lah seorang
ibu muda dan anak nya yang tengah memperbincangkan tentang kenyataan hidup
dimasa depan yang akan dijalani oleh anak tersebut
Adegan 1
Ibu : kamu sekarang sudah besar, ibu tidak
akan menuntut kamu menjadi seperti apa yang ibu mau, semua pilihan ada ditangan
mu, ibu hanya mengkhawatirkan bagaimana kamu tumbuh kedepan, menjadi apa kamu,
seperti apa kamu,dan jalan apa yang akan kamu pilih !
Anak : ibu apakah dunia ini terlalu menakutkan
untuk kita jalani?
Ibu : tidak, tergantung bagaimana kamu melihat
dan menilai nya
Anak : ibu tunjukan kepadaku kehidupan mana
yang terbaik untuk ku jalani
Ibu : di usia mu sekarang, banyak hal yang
harus kamu coba dan rasakan, apa yang kamu awali menentukan apa yang terjadi
kedepannya, Ibu hanya menceritakan gambaran-gambaran, tinggal bagaimana kamu
melihat dan menilai nya
Adegan 2
bell
sekolah berbunyi “TEEEEEEET””
muncullah 3 remaja berseragam sekolah SMA,
yang sedang memanjat pagar belakang sekolah. Sambil ter engah-engah, mereka
mengeluarkan bungkusan rokok dari sakunya.
Mereka duduk dipojokan pagar dan mulai
menyulut sebatang rokok.
Dodi : haduuh,, enak banget tarekannya. Gak
salah yg dibilang diiklan2 tu,, aku ngerasa jadi lelaki sejati,, jantan x aku
waak.. hahahaaaaa..
Andi : peu ka pegah jantan.. kemren aja waktu
mamak qe gag kasih jajan, qe nangis2 merengek minta jajan.. hahaaaa
Mus : Hhaahhaaa… itulah, kek kami lah,,,
selep2 sikiit lah dari dompet ayah.. dapat 2 bungkus rokok.. kan lumanyaaaann…
ndii,, biie tareek lee sigooo (ambek rokok ditngan andi)
Andi : haii,, awak kah bek karuu,, ini ada yg
baru (mengeluarkan bungkusan plastic kecil berisi daun ganja)
Dodi:
HAH! Bangkong kakek aku tu.. jaman kalii
Mus: hahhaaa.. (mengambil dan menaruh kedalam
gulungan rokoknya)
andi: dod lu tunggu apa, tu sii mus… kereen
kan.. nih, cak lu rasa..
dodi :
(mengambil dan melihat2.. trus memutuskan untuk memgembalikannya ke
andi)
ah gga ah ndi, takut aku. Nih ambek balek
andi : ah cemen ko.. ambek trus lgi grates (terjadilah saling tarik menarik bungkusan antar dodi dan andi) BUNYI SIRENE MOBIL PATROLI POLISI “
*andi dan mus melarikan diri meninggalkan dodi dengan bungkusan ganja ditangannya, dan dodi ditangkap oleh polisi sambil meronta-ronta dan nangiiss” kon ata looonggg L
BLACK OUT
ah gga ah ndi, takut aku. Nih ambek balek
andi : ah cemen ko.. ambek trus lgi grates (terjadilah saling tarik menarik bungkusan antar dodi dan andi) BUNYI SIRENE MOBIL PATROLI POLISI “
*andi dan mus melarikan diri meninggalkan dodi dengan bungkusan ganja ditangannya, dan dodi ditangkap oleh polisi sambil meronta-ronta dan nangiiss” kon ata looonggg L
BLACK OUT
Adegan 3
MASUK IBU DAN ANAK
anak ; mak,, tapi kan memang benar, kyak di iklan tu, cowo sejati ya gitu.. kalo gag gitu dibilang cowok bencong, cemen, gan berani.
ibu : hus! Siapa yang bilang gitu
anak: tu di tv,
ibu : tidak semua tontonan yang kamu liat itu, pantas untuk kamu ikuti.. liatlah akibat buruk yg diterima oleh org2 yg terlalu mengikuti ajakkan temannya yang tidak benar
anak : kenapa bisa begitu bu?
Ibu : ya memang seperti itu lah nak, teman-teman yang akan kita temui nanti nya
akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kita karena dari pergaulan dan
lingkungan lah kita belajar
Anak : hmmm, begitu ya bu
Ibu : dan satu lagi pengaruh buruk tidak hanya
bisa dilihat dari tontonan kamu di TV tapi bisa juga dari barang elektonik lain salah satu nya Gadget
Adegan 4
terdengar bunyi suara potret “cekrek2cekrekk””
terdengar bunyi suara potret “cekrek2cekrekk””
rara : liat gadget baru, oleh2 mamak guek dari paris.. lu tau apa, kamera depannya itu lhoohh.. Terang keleeuss
Eva : kebetulan, tuh ada tempat anak gaul
sering nongkrong. Yuk kita selfian distu, ntar kita uplod ke instragam..
rara : ayukk…
cekrek cekrek.. foto-foto
rara : ntar ia, cowok guek bbm.. isshh kata cowok guek foto yg semalam bagus, dia suka . katanya sexy (tetawa centil)
eva : emang lu kirim foto apaa
rara : niiihh,, (memperlihatkan)
eva : GILAAAK LOHH, SUMPAH GILAAAKK, lu selpian gituaan!!
raraa : heheee (tertawa bangga)
dating lah Lekong, sedikit berlari
rara : ntar ia, cowok guek bbm.. isshh kata cowok guek foto yg semalam bagus, dia suka . katanya sexy (tetawa centil)
eva : emang lu kirim foto apaa
rara : niiihh,, (memperlihatkan)
eva : GILAAAK LOHH, SUMPAH GILAAAKK, lu selpian gituaan!!
raraa : heheee (tertawa bangga)
dating lah Lekong, sedikit berlari
Chaca : (teriak) HEE PEEREEE.. lu lu pada
gileee iaa..
ini foto lu kan raa,, udah pada kesebar tau seiisi kampus.
Rara: hah! Panic gak mungkin, ini fto yg aku kasih ke cowok aku semalam. Dia udah janji bakalan hapus terus setelah pesan nya dibaca. GAK MUNGKIN
chacha-eva : ishh lu sih gilaa,, kami bakalan ikut malu juga,, ish males ah dekat2 sama kamu..
ntar dikira kami cewe apaaann..
( pergi meninggalkan RAra yang malu sendirian)
Adegan 5
masuk ibu dan anak
ini foto lu kan raa,, udah pada kesebar tau seiisi kampus.
Rara: hah! Panic gak mungkin, ini fto yg aku kasih ke cowok aku semalam. Dia udah janji bakalan hapus terus setelah pesan nya dibaca. GAK MUNGKIN
chacha-eva : ishh lu sih gilaa,, kami bakalan ikut malu juga,, ish males ah dekat2 sama kamu..
ntar dikira kami cewe apaaann..
( pergi meninggalkan RAra yang malu sendirian)
Adegan 5
masuk ibu dan anak
Ibu : iya benar kan , karna perkembangan jaman
dan teknologi yang berkembang saat ini sudah terlalu banyak hal-hal negative
yang terjadi
Anak : apa mungkin bu gara-gara kita memakai
Handphone kita bisa jahat
Ibu : bukan jahat sayang, tetapi perlakuan
kita yang sudah berubah. Coba kamu lihat banyak orang yang sudah lalai dengan
gadget yang mereka punya sampai-sampai lupa dengan kegiatan yang seharusnya
lebih penting.
Anak :
tapi kita perlu kan bu memakai gadget?
Ibu : iya memang kita perlu, karena Gadget
juga bisa membantu kita dalam mencari atau menerima informasi, asalkan kita
pintar memanfaat kan nya untuk hal-hal yang baik, jangan seperti yang ibu
bilang tadi
Anak : hehe, iya bu,, tapi aku takut ahh bu
membawa barang-barang mahal seperti itu
Ibu : lho kenapa?
Anak : entar dijambret sama oom preman
pasar-pasar itu bu,, takutt
Black out
Adegan 6
Terdengar suara 2 orang lelaki yang tertawa
sangar
Joni : hay , kiban nyoe kita lancarkan misi
kita hari ini
Tompul : sabar lah kau, belum ada target yang
pas ne, kita itu harus mencari sasaran yang tepat
Joni : alah , kau selalu begitu, tunggu-tunggu
sabe, capek ne, perut ku udah lapar sama yang satu itu udah haus kali ini
Tompul : ahh, banyak kali bacot kau jon, waktu
melancarkan misi saja kau tak berani, hasil nya kau mau
Joni : haha, nama nya saja aku baru, kau lah
yang sudah berpengalaman ajari aku
Leawat lah seorang gadis yang sibuk memegang
Gadget dan dompet ditangan nya
Tompul : alasan saja kau ini, eh lihat itu ada
sasaran empuk
Joni : mana-mana?
Tompul : itu cewe alay satu itu
Joni : oke, ayo kita bergerak
Tompul : hay cewe mau kemana ne?
(sicewe tidak menjawab,lalu menghindar dari
mereka berdua)
Joni : jangan sombong-sombong lah dek, cepat
tua nanti
Joni & tompul : hahahaha
Tompul : (sambil berbisik) ya udah,gasak aja
terus, ini tugas pertama kau
Joni : oke
Dengan sigap joni menghampiri lagi cewe itu
lalu menarik dompet dan handphone nya, sesaat setelah joni beraksi cewe
tersebut menjerit
Cewe : tolong-tolong PANCURIIIIIII
tolong-tolong
Karena mendengar teriakan sicewe tersebut
warga kampung keluar dan menghampiri, joni yang tersudut karna tidak tau lari
kemana lagi karean warga kampung sudah mengepung joni. Tanpa joni sadari,
tompul sedari tadi sudah dahulu melarikan diri dan meninggalkan joni seorang
diri. Tanpa piker panjan warga kampung yang sudah marah lansung mementahkan
bogem nya ke joni hingga babakbelur dan joni dibawa kekantor polisi(keluar
panggung)
Adegan 7
Masuk ibu dan anak
Anak : serem sekali bu
Ibu : serem kenapa?
Anak : iya takut bu,nanti handphone ku
dimaling orang
Ibu : haha, maka nya kalau lagi kita lagi
dijalan jangan pernah memamerkan barang-barang yang berharga, karena itu dapat
mengundang kejahatan, nah ibu sudah member gambaran tentang bagaimana kehidupan
yang sebenarnya telah terjadi dikelidupan lingkungan kita saat ini, sekarang
tinggal kamu yang menentukan nya
Anak : aku jadi bingung bu, kenapa semua hal
yang kita anggap baik,sebenar nya berdampak negatif
Ibu : itu semua terjadi bukan karena kemaun
orang tersebut ini semua terjadi karena kita dan karena perkembangan jaman
serta teknologi. Hal-hal yang dianggap dahulu nya tabu kini menjadi biasa saja
dikalangan anak-anak jaman sekarang , contoh nya ya merokok,pergaulan
bebas,serta tindakan criminal
Anak : hmmm begitu ya bu
Ibu : iya, coba kamu lihat bagaimana tontonan
yang disuguhi saat ini dimedia elektronik,belum tentu semua nya baik, ada saja
yang mempengaruhi atau berdampak negative bahkan tidak ada pesan moral sedikit
pun. Selain itu dengan berkembang nya pembangunan kita saat ini tidak ada
tempat yang layak utuk dijadikan sarana bermain anak-anak pada umurnya
Anak : iya buy a, sekarang taman udah ga
seperti dulu lagi, udah lain fungsi nya, masa mau main ayunan harus ke TK dulu,
hahaha
Ibu : iya , hal sepeti itu lah yang membuat
anak-anak jaman sekarang lebih memilih tempat-tempat tongkrongan yang tidak
baik , itu semua dikarenakan tidak ada nya tempat bermain dan berkreatifitas
mereka .
Anak: nanti
nya pergaulan kita tidak baik iya bu?
Ibu : pergaulan dapat kita pilah-pilah nak,
dengan orang seperti apa kita bergaul maka seperti itu lah kita, baik teman
kita maka baiklah kita , buruk teman kita maka
Anak: buruk lah kita, hehe, iya bu aku sudah
membayangkan bagaimana jika aku mengikuti salah satu yang ibu ceritakan tadi,
aku takut salah bu
Ibu : kamu tidak perlu takut, karena hidup ini
memang sebuah pilihan dan kamu harus mampu memilih mana yang terbaik buat kamu
dimasa depan nanti
Anak : aku inigin memilih itu bu(sambil
menunjuk kain putih yang terdapat disudut panggung)
Lalu ibu dan anak menuju ketempat itu dan
keluar panggung
Adegan 8
Kemudian muncul sosok bersahaja keluar dari
tempat tersebut dengan membawa Alquran dan membaca nya
Anak : sadaqAllah hul azim
Keluar ibu dari belakang
Ibu : ibu bangga dengan pilihan mu nak
Lalu ibu dan anak menjalani hidup yang baik
dimasa depan
TAMAT
RSS Feed
Twitter
19.40
Ilham Mei
0 komentar:
Posting Komentar